Posted in Batik Art

Batik Cirebon

Batik Cirebon

Perancang busana dari Malaysia pun tak ketinggalan merancang gaun-gaun mewah dari kain motif megamendung. Rizalman Ibrahim, nama desainer tersebut. Ya, berkat megamendung, keindahan kain batik Cirebon kian bergaung ke segala penjuru negeri termasuk ke mancanegara.

Bicara tentang batik Cirebon, tentu tak adil jika hanya membicarakan motif megamendung. Masih banyak hal menarik seputaran batik Cirebon, diantaranya:

Batik Cirebon

1. Sejarah Batik Cirebon

Konon, keterampilan membatik masyarakat Cirebon bermula dari tangan dingin Ki Gede Trusmi. Selain menyebarkan agama Islam, anak buah Sunan Gunung Jati ini juga mengajarkan keterampilan membatik. Sementara itu pengaruh budaya Cina pada motif-motifnya bermula dari pernikahan Sunan Gunung Jati dengan Ong Tien. Wanita dari Cina tersebut membawa pernak-pernik berbau Cina yang menginspirasi pembatik untuk menuangkannya dalam motif-motif batik.

Ada dua jenis batik Cirebon, yaitu batik Keraton atau klasik, yang tumbuh dan berkembang di dalam lingkungan keraton Kanoman dan Kesepuhan. Serta batik Cirebon Pesisiran. Karakter orang-orang pelabuhan yang bersikap terbuka terhadap pengaruh asing turut mempengaruhi motif dan warna pada batik Cirebon Pesisiran.

Batik Cirebon

2. Warna

Ciri Batik klasik Cirebon yaitu warna dasar kain lebih muda daripada warna garis pada motif utamanya. Batik klasik Cirebon umumnya memiliki warna kuning (sogan gosok), hitam, dan berwarna dasar krem. Atau bisa juga berwarna biru tua, merah tua, dengan warna dasar kain putih gading atau krem.

Sementara itu, ada jenis batik Cirebon Pesisiran yang memakai warna-warna yang lebih berani, terang, dan mencolok. Latar kain biasanya bersih dari noda warna yang tidak dikehendaki pada saat proses pewarnaan.

Batik Cirebon

3. Motif Batik Cirebon

Pada batik klasik, biasanya terdapat motif wadasan, atau batu cadas di bagian-bagian tertentu. Demikian juga dengan ragam hias berbentuk awan, turut menjadi bagian yang menjadi ciri khas pada batik Cirebon.

Garis-garis pada motif umumnya menggunakan garis tunggal yang tipis. 0,5 milimeter saja, dan berwarna lebih tua dari warna kain latar.

Macam motif klasik batik Cirebon diantaranya adalah Mega Mendung, Liman, Paksinaga, Banjar Balong, Singa Payung, Singa Barong, Patran Keris, dan Ayam Alas. Sementara jenis batik Pesisiran Cirebon antara lain motif Kapal Kompeni, Pekalis, Penari Cina, Semarangan, Burung Gelatik dan masih banyak lagi.

Batik Cirebon

4. Sentra Pengrajim Batik

Desa Trusmi di kecamatan Plered, merupakan pusat industri batik Cirebon. Demikian juga desa-desa di sekitar Trusmi, yang meliputi Desa Gamel, Kaliwulu, Wotgali, Panembaha, dan Kalitengah. Hampir seluruh masyarakat asli Trusmi bergerak di industri batik dan mempunyai showroom.

Batik Cirebon

5. Membeli Batik Cirebon Secara Online

Kamu yang berada di lain kota, bahkan lain pulau, bisa mendapatkan batik-batik cantik khas Cirebon dengan membelinya di toko online.

Salah hal yang membuat toko online layak dipercaya adalah, toko tersebut mencantumkan nomor kontak yang mudah dihubungi. Terlebih jika ia tidak sekedar mencantumkan nomor hape, tetapi juga alamat lengkap.

Jangan ragu untuk bertanya secara detil tentang batik cirebon dengan kontak person, ya!

Kata terkait dengan batik cirebon: javanese batik, indonesian batik, batik design, jakarta selatan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s