Posted in Batik Art

Sepasang Sidomukti, Tanda Cinta Abadi

Cerita tentang Batik dari Trini Prastati, di Tangerang Selatan

Kalau tidak salah Sidomukti nama sepasang kain yang dikenakan Almarhum Bapak-Ibuku ketika beliau menikah pada 17 Februari 1954. Sepasang Sidomukti sengaja didesain oleh Almarhum Kakekku (konon ceritanya), dan ditulis oleh seorang pembatik dari desa Wiradesa di Kota Pekalongan.

26 tahun kemudian ketika Almarhumah kakak perempuanku menikah, sepasang Sidomukti menjadi kain yang dikenakan oleh kedua mempelai. Begitupun saat aku menikah (pada 6 Juli 1986), sepasang Sidomukti itupun hadir menjadi saksi pernikahan kami yang sakral.

Sepasang Sidomukti, ternyata saksi bisu dalam suka dan duka kami. Sepasang Sidomukti inilah yang menjadi alas dan penutup ketika Bapak-Ibuku wafat.

Kini Sidomukti menjadi kebanggaanku. Aku simpan, aku rawat, dan akan kukenakan bagi anak-anak, dan kemenakan (perempuan)ku saat mereka menikah kelak. ISYAALLAH.

Terima kasih Bapak-Ibu, sepasang Sidomuktimu tanda cinta abadi……

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s